Posted by: JakartaTraveller.com | January 11, 2009

Layanan Jejaring Sosial Cisco Cisco luncurkan layanan jejaring sosial untuk label rekaman.

Muhammad Firman

Bertahun-tahun setelah menyaksikan penggemar musik membanjiri situs jejaring sosial untuk berinteraksi dengan artis dambaannya, industri musik kini mulai serius menambahkan fitur komunitas di situs resmi mereka.

Dengan harapan menjadi pemain besar di bidang jejaring sosial khusus label rekaman, Cisco, raksasa di bidang networking luncurkan platform Eos di pameran Consumer Electronics Show, 8-11 Januari 2009 di Las Vegas.

Eos merupakan platform yang terdiri dari rangkaian perangkat online yang didesain untuk menghadirkan fungsi jejaring sosial di situs milik perusahaan media atapun hiburan. Bagi perusahaan label rekaman, itu berarti menambahkan layanan komunitas penggemar di situs milik artis mereka.

Warner Music Group merupakan label rekaman pertama yang memanfaatkan platform Eos. WMG siap menambahkan fungsionalitas jejaring sosial di situs mereka. Sebagai awalan, mereka menyiapkan layanan di atas untuk artis Laura Izibor dan Sean Paul. Layanan untuk artis lainnya akan segera hadir dalam waktu dekat.

“Dengan beralihnya internet dari enterprise ke konsumer di sisi dari mana traffic berasal, revolusi di bidang media jejaring sosial akan menyediakan peluang yang sangat besar,” kata Michael Nash, Executive Vice President of Digital Strategy and Business Development WMG. “Strategi di sini tidak hanya sekadar bekerjasama dengan jejaring sosial, tetapi juga sejauh mana usaha kami untuk berinteraksi dengan konsumen,” ucap Nash seperti dikutip Reuters, 10 Januari 2009.

Pad Eos tersedia fitur analisa data, manajemen konten dan kemampuan pengaturan situs. Tetapi, fitur sosial networking yang dimiliki merupakan fitur yang diandalkan oleh Cisco pada layanan itu. Fakta bahwa perusahaan sebesar Cisco mendedikasikan seluruh sumber daya divisi secara khusus untuk membangun layanan tersebut cukup menggambarkan bagaimana peluang yang ingin dicapai di tahun-tahun mendatang.

Menurut riset pasar internal Cisco, 36 persen penggemar mencari konten hiburan baik musik ataupun acara televisi langsung dari situs penyedia brand. Saat ini traffic tersebut umumnya sifatnya merupakan informasi, hanya sedikit kemungkinan pengguna bisa berinteraksi seperti layaknya di MySpace atau Facebook.

Beberapa perangkat pengembang situs yang fokus pada jejaring sosial juga sebenarnya sudah hadir beberapa tahun belakangan. Salah satunya adalah Ning. Tetapi, di luar artis yang menjadi pionir seperti 50 Cent dan Kylie Minogue, hanya sedikit label atau artis yang benar-benar memanfaatkannya.

“Banyak interaksi seputar artis terjadi di MySpace atau Facebook di mana label atau artis tidak berhubungan dengan interaksi tersebut,” kata Dan Scheinman, Senior Vice President/General Manager of Cisco Media Solutions Group. Bagaimana WMG atau label lain memanfaatkan situs artisnya menggunakan platform itu belum diketahui, tetapi Scheinman mengatakan bahwa mereka akan membangun sistem dengan basis online advertising dan sponsorship.

“Semua ini persoalan tentang mengatur website sebagai sebuah bisnis,” kata Nash.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: